BPH LITERASI BEM FKM UMJ | Koordept POKJA ISMKMI BEM FKM UMJ – Zulva Nur Rizqy Amalia

BEM

Jakarta, 8 Juli 2021 – Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo semuanya! Tak terasa giliran saya selaku koordinator departemen POKJA ISMKMI yang membagikan tulisan dalam BPH Literasi.

Pada kesempatan ini, saya membuat tulisan tentang Perawatan POKJA ISMKMI. Seperti perawatan pada umumnya yang menggunakan beberapa alat, bahan, metode , dan lain-lain untuk menjaga sesuatu agar tetap berada di kondisi yang bagus, sesuai harapan atau tetap sesuai dengan tujuannya. tak jarang juga beberapa pihak melakukan konsultan kepada ahlinya atau melakukan riset kecil untuk memperoleh informasi terkait perawatan yang benar dan cocok. Hal tersebut juga berlaku bagi organisasi, khususnya Departemen POKJA ISMKMI.

Sebagai departemen yang memiliki anggota terbanyak, mengelola komunitas bagi mahasiswa/i FKM non BEM, mengurangi forum diluar, dan departemen yang juga (mencoba sebaik mungkin) merangkul para pengurus ISMKMI dari UMJ maka melakukan perawatan yang cocok, rajin,dan konsisten merupakan sebuah keharusan. Lalu, apa saja perawatan yang digunakan departemen POKJA ISMKMI selama hampir kepengurusan periode ini selesai? Berikut produk-produknya:

  1. Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan basic product untuk mengelola sebuah organisasi atau bidang. Kepemimpinan ini berguna untuk mengajak dan/atau mempengaruhi anggotanya supaya terus bergerak hingga tujuan organisasi atau bidang itu tercapai dalam waktu yang telah ditentukan. Untuk mencapai titik tersebut, diperlukan hal-hal lain sehingga para anggota mau mendengarkan, proaktif, dan bisa bekerja sama.

Hal-hal lain yang dibutuhkan tersebut diantaranya adalah integritas, komunikasi logis dan dua arah, empati, apresiasi tim, manajemen tugas yang baik, aktif dan antusias dalam mendengarkan pendapat anggota. Hal-hal tersebut membantu seorang pemimpin untuk bisa memimpin orang lain dengan pengaruh, bukan dengan otoritas ataupun jabatan. Dengan demikian, anggotanya juga bisa berkembang. Hal ini dikarenakan mereka melakukan sesuatu karena menyadari urgensinya, bukan hanya menjalankan tanggung jawab atau perintah.

2. Literasi dan kompetensi Kesehatan Masyarakat

Berada di organisasi mahasiswa kesehatan masyarakat, tentunya perlu juga memiliki literasi mengenai keilmuan kesehatan masyarakat. Selain itu, dilengkapi juga dengan kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat. Bila kedua hal ini ada, PoA (Plan of Action) dalam suatu organsasi atau bidang akan sesuai dengan identitas penyelenggaranya. Dalam menjalankannya juga tidak asal-asalan atau ikut-ikutan, tapi sesuai dengan yang seharusnya. Hal ini juga akan sangat baik sekali bagi keberlangsungan suatu organisasi dan pengalaman anggotanya.

3. Literasi tentang ISMKMI

Ini merupakan produk khusus bagi Departemen POKJA ISMKMI sehingga orang-orang yang terlibat dengan departemen ini perlu memiliki literasi tentang ISMKMI. Selain itu, dengan memiliki literasi tentang ISMKMI, para anggota di departemen yang bersangkutan akan memahami dasar atau alasan dari setiap program kerja yang ada di departemen tersebut. Dalam menjalankan perannya, ISMKMI merupakan hal yang tidak terpisahkan dari Departemen POKJA ISMKMI.

4. Nilai kekeluargaan dan profesionalitas

Produk ini wajib ada apapun visi dan misinya, terutama pada organisasi non profit. Seorang pemimpin membutuhkan anggotanya dalam mencapai tujuan organisasinya sehingga perlu menanamkan nilai profesionalitas supaya tujuan tersebut tercapai. Disisi lain, anggota juga manusia biasa yang bisa jenuh, lelah, bahkan ada yang sampai putus komunikasi dalam menjalankan tanggung jawabnya. Maka munculkan rasa kekeluargaan pada diri mereka tempati dan percaya serta apresiasi pada kemampuan mereka dalam mengemban tugas dalam organisasinya.

Hal ini tidak mudah dilakukan, tapi bukan juga hal yang mustahil. Awal dibentuknya kepengurusan yang baru bisa menjadi momentum untuk membentuk ikatan, kepercayaan, saling menyampaikan harapannya pada organisasi dan sebaliknya sampaikan juga harapan organisasi pada anggota, dan lain-lain sehingga timbul rasa memiliki dan hal itu harus dirawat hingga kepengurusan selesai.

Bila memang sudah merasa dekat, merasa aman untuk menyampaikan keluhan, meminta pendapat, bertanya hal-hal diluar organisasi secara informal seperti bersama sahabat atau keluarga maka ketika sedang ada program kerja ada keinginan secara alami untuk memberikan kontribusi terbaik yang ia miliki kepada hal yang dia anggap dekat tersebut, saling membantu bila ada kesulitan, dan bahu membahu dalam menyukseskannya, bukan? Layaknya keluarga atau sahabat. Bila kita mengetahui mereka memerlukan bantuan kita,maka kita akan bertindak seperti yang sudah disebutkan tadi. Sekiranya itu yang akan terjadi.

Itulah 4 produk perawatan POKJA ISMKMI. Tentu dalam mengaplikasikannya tidak semulus seperti yang ditulis, masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dibenahi lagi. Meskipun demikian, tidak ada kata menyerah hingga kepengurusan ini usai. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *